Mungkin Anda sering mendengar istilah ini di dunia marketing. Brand personality merupakan karakter khusus yang dimiliki oleh brand Anda, tentunya karakter ini yang membedakannya dari brand pesaing. Kalau brand tidak memiliki personality, tentunya tidak akan ada hal yang membuatnya spesial. Brand yang memiliki personality berpeluang untuk lebih dikenal dan diingat oleh para audiens. Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan brand personality.

1. Bedakan dengan Brand Identity

Ingat, identitas bukan karakter. Brand personality berbeda dengan brand identity. Brand identity bisa berupa tagline atau logo, atau apapun yang wujudnya dapat dilihat. Sedangkan brand personality lebih luas dari itu karena cenderung mengarah ke emosi. Misalnya seperti formal atau santai, maskulin atau feminin, klasik atau stylish, muda atau tua. Semua itu mengarah ke personality. Jadi, brand identity merupakan bagian dari brand personality. Jadi,  pastikan logo dan tagline yang Anda buat tidak bertolak belakang dari karakter brand Anda.

2. Tentukan Jenis Brand Personality

Ada berbagai jenis brand personality, tergantung di bidang apa perusahaan Anda bergerak. Jika belum memiliki ide untuk itu, Anda bisa mencari referensi dari internet. Ketahui apa bidang Anda, produk apa yang Anda jual, dan siapa yang akan menjadi pelanggan Anda. Brand personality ini akan tercermin dari logo yang Anda buat. Dari sinilah brand Anda akan dikenal. Dalam pembuatannya, bisa juga berdasar pada cerita di balik mengapa Anda membentuk perusahaan tersebut.

3. Minta Referensi dari Orang Lain

Tentukan dulu nama brand Anda. Tulis semua nama yang terbelesit di benak Anda. Setelah menentukan nama brand, coba tunjukkan pada orang-orang sekitar, bisa ke teman atau rekan kerja. Tentunya masing-masing orang akan memberikan respon yang berbeda-beda. Dari semua respon yang ada, Anda bisa melihat brand personality dari perusahaan Anda.

4. Menuangkan Brand Personality dalam Desain

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, logo merupakan bagian dari brand personality. Setelah Anda menemukan jawaban, kini saatnya menuangkannya dalam bentuk fisik berupa logo. Logo sangat erat kaitannya dengan brand personality. Oleh sebab itu, dalam membuatnya sebaiknya tidak bertolak belakang dengan hal tersebut. Warna, gambar, dan tipografi harus mampu menunjukkan karakter brand Anda. Setiap komponen tersebut memiliki banyak pilihan dengan nuansa yang berbeda.

Misalkan untuk warna, ada warna yang menunjukkan kesan bahagia, aktif, tenang, santai, harmonis, netral, sederhana, enerjik, dan lainnya. Sedangkan untuk tipografi sendiri ada sans serif yang menunjukkan kesan modernitas, lowercase yang menunjukkan kesan santai, script yang melambangkan kesan feminin dan spesial. Semua itu harus mampu mendukung karakter brand Anda.

Brand personality sangatlah penting karena ini yang akan menentukan bagaimana konsumen terhubung dengan Anda. Selain itu, dengan brand personalit,y Anda bisa menggambarkan perusahaan melalui logo maupun tagline. Terlepas apakah perusahaan Anda berskala besar atau kecil, pastikan brand Anda memiliki karakter khusus yang bisa membedakannya dari brand lain.