Percetakan Jakarta Uprint.id
Percetakan Jakarta Uprint.id

Warung memang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Bakan, dapat dikatakan Indonesia memiliki ragam jenis warung yang beredar. Mulai dari warung kecil hingga warung besar yang serba tersedia. Jika selama ini warung identik dengan sebuah toko kecil pinggir jalan dan tidak memiliki banyak produk. Namun hal ini tidak ditemukan di warung pintar. Sebuah warung yang didirikan oleh Agung Bezharie, Sofian Hadiwijaya, dan Harya Putra ini dapat mengupgrade warung-warung kecil menjadi sebuah warung dengan fasilitas lebih. Seperti adanya koneksi internet, charger smartphone, LCD TV, hingga kamera CCTV untuk mengontrol semua kegiatan yang ada di warung tersebut.

Saat ini sudah banyak warung pintar yang beredar di seluruh Indonesia, termasuk di Jakarta. Sosok inilah yang membangun sebuah startup berawal dari ide sebuah warung. Agung Bezhari merupakan mantan Investment Associate di East Ventures. Sedangkan Sofian Hadiwijaya berpengalaman sebagai Technology Evangelist Kudo, co-founder Pinjam, serta VP of Business Intelligence GO-JEK. Semua pendiri warung pintar bukanlah orang yang tidak paham dengan dunia startup. Justru mereka merupakan orang yang ahli di bidangnya. Sedangkan Harya Putra merupakan mantan Expansion Head dari co-working space EV Hive. Dengan adanya ide mereka, warung konvensional berubah menjadi warung modern dengan kualitas yang baik.

Baca juga : Gak Ada Lagi Kembalian dengan Permen, Jika Melakukan Penjualan Seperti Warung Pintar

Sebagai seorang yang ahli dalam bidang startup, mereka sangat mudah mendirikan bisnis serupa, dengan konsep yang berbeda. Selain itu, tujuan utama dari bisnis ini juga berbeda. Wajar saja jika mereka masuk menjadi jajaran 30 under 30 Asia dari Forbes. Sebuah majalah yang menaungi pebisnis muda dengan ide dan karya yang cemerlang. Bahkan mereka juga dapat dijadikan role model bagi para anak muda yang ingin mendirikan bisnis. Semua bisnis dapat berjalan dengan sukses dan lancar jika ada semangat dan konsisten dalam diri. Terlepas dari itu, konsep warung yang didirikan oleh ketiga orang ini juga memiliki keuntungan bagi pemilik warung tersebut, diantaranya adalah :

  1. Menawarkan harga lebih murah untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari.
  2. Dilengkapi infrastruktur dengan ragam perangkat elektronik.
  3. Menggunakan dan memanfaatkan software untuk menunjang usaha.
  4. Hingga memungkinkan warung menjual barang-barang digital dan lain sebagainya.

Di zaman yang sudah serba online ini tidak jarang jika dimanfaatkan untuk mempermudah transaksi dalam hal apapun. Termasuk warung, yang kini sudah merambah menjadi warung modern. Mulai dari pelayanan hingga cara bertransaksi. Seperti warung pintar yang didirikan oleh anak muda ini. Tidak heran jika warung modern yang satu ini menggunakan kemajuan teknologi seperti menggunakan aplikasi kasir Moka POS, Jurnal sebagai aplikasi pencatatan keuangan dan akuntansi, Kudo sebagai platform penjualan tiket, pulsa, hingga barang-barang yang dijual di e-commerce, Do-Cart untuk pengadaan produk dan distribusi, sedangkan Waresix untuk sistem distribusi gudang.

Baca juga : Bisnis Rumahan yang Menjanjikan dengan Minimum Budget untuk Modal

Semua kegiatan di warung tersebut mereka usahakan berjalan dengan sistem yang tepat. Terutama penggunaan teknologi yang sudah digunakan untuk tersistem dengan baik. Sehingga kegiatan di warung tersebut terkonsep dengan benar. Bahkan dapat dilihat melalui kegiatan online yang sudah menjadi fasilitas warung tersebut.

Itulah sosok di balik menjamurnya warung pintar di Indonesia. Para pemuda dengan ide dan rencana yang dapat dijadikan role model bagi anak muda lainnya. Saling membantu dan menguntungkan menjadi salah satu hal yang diutamakan. Jika Anda ingin menjadi seseorang yang memiliki dampak di masyarakat, cobalah untuk menghasilkan dan memberikan sesuatu kepada lingkungan. Banyak hal yang dapat diulik di sekitar kita. Jadilah pemuda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.