Akhir pekan merupakan hari libur untuk meluangkan waktu bersama keluarga. Anda bisa menjadikan akhir pekan sebagai waktu yang produktif, misalnya dengan bersih-bersih. Anda pun bisa mengajak suami agar ikut membantu Anda melakukan pekerjaan rumah.  Yuk, lakukan tips-tips berikut agar suami bantu pekerjaan rumah tangga.

1. Minta Bantuan

Jika Anda memang merasa tidak sanggup melakukan suatu pekerjaan rumah, misalkan mengangkat cucian ke tempat jemuran, jangan sungkan untuk meminta bantuan suami. Ketika Anda meminta, lakukan secara baik-baik bukan dengan membentak atau memerintah seperti seorang bos. Hilangkan pola pikir “laki-laki harus peka, jika ia melihat seorang wanita kesusahan ia harus bisa membantu walau tanpa diminta”. Pola pikir seperti ini justru akan membuat Anda kewalahan sendiri. Lebih baik katakan jujur kalau Anda memang membutuhkan bantuannya

2. Mulai dengan yang Ringan-Ringan

Ketika suami sudah menunjukkan niat untuk membantu Anda, beri tugas yang ringan-ringan saja. Ingat, ia bukan orang yang mahir dalam melakukan pekerjaan rumah seperti Anda. Jadi, ia perlu menyesuaikan diri terlebih dahulu. Misalnya mulai dengan menyapu, membersihkan meja, dan mengelap debu di sudut ruangan. Kalau Anda langsung memberinya tugas berat seperti mencuci, bisa-bisa suami merasa enggan untuk membantu Anda lagi. Pada awalnya, karena ia tidak terbiasa melakukan pekerjaan rumah mungkin akan ada beberapa hal di mana ia melakukannya tidak sesuai dengan cara Anda. Biarkan saja hal ini, Anda tidak perlu memaksakan kehendak bahwa semua harus sesuai dengan cara Anda. Memaksanya seperti itu justru akan menghancurkan niatnya untuk membantu Anda

3. Ketahui Batasan

Jangan karena suami sudah bersedia membantu Anda, Anda lantas menyuruhnya macam-macam. Selesai pekerjaan satu, Anda langsung memberi pekerjaan lainnya. Ini justru akan membuat suami Anda kaget dan kewalahan. Lebih baik Anda tidak melakukan hal ini. Bisa jadi karena Anda memberinya tugas yang bertubi-tubi tanpa henti, akan membuatnya kapok untuk membantu Anda. Oleh sebab itu, ketahui batasan. Jika ia sudah menyelesaikannya, biarkan dia beristirahat.

4. Bersikap Baik

Bersikaplah yang baik. Jangan menyuruhnya dengan nada membentak. Jika suami melakukan kesalahan, jangan memarahinya. Sebaliknya, ajari dengan lemah lembut. Jangan langsung menyalahkannya. Ingat, suami yang baru pertama kali melakukan pekerjaan rumah tentunya memerlukan bimbingan Anda, bukan? Bersikap baik pada suami seperti itu akan membuatnya belajar dari kesalahan dan berusaha mengerjakannya dengan lebih baik.

5. Kerja Sama Tim

Kerja sama tim berguna untuk mempererat tali kebersamaan. Selain pekerjaan menjadi lebih cepat untuk diselesaikan, tentunya akan terasa seru dan menyenangkan, bukan? Jadikan kegiatan bersih-bersih bersama sebagai agenda rutin setiap akhir pekan. Rumah pun akan jadi lebih bersih dan hubungan Anda dengan suami pun bisa jadi lebih erat.

Pada dasarnya, kunci utama agar suami mau membantu Anda adalah cara Anda berkomunikasi dengannya. Lakukan dengan lemah lembut, ketahui batasan kemampuannya dan tidak memanfaatkan kesempatan. Melakukan pekerjaan rumah bersama-sama setiap seminggu sekali bisa memperkuat hubungan pernikahan Anda.

uprint percetakan online indonesia