Skip to main content
Tren Desain & Cetak

Bagaimana Menghadapi Tenggat Waktu Dengan Mudah untuk Desainer Grafis

Diterbitkan Agustus 26, 2016·Diperbarui Februari 26, 2018
Tenggat waktu cukup menakutkan bagi para desainer grafis. Mereka bertemu tenggat waktu hampir setiap waktu. Bagaimana menghadapi tenggat waktu? Cukup lakukan kelima hal berikut! 1. Catat segalanya lalu tempelkan di dinding write everything down Jadi, apa hal pertama yang perlu kamu pertimbangkan sehubungan dengan bagaimana menghadapi tenggat waktu? Semuanya adalah tentang daya ingat. Kamu tidak bisa memaksakan otakmu untuk mengingat segalanya, setiap detil. Bantu otakmu dengan mencatat segalanya lalu tempelkan di dinding. Melihat versi visual lebih baik dan mudah daripada hanya memikirkannya. Tapi jika kamu memutuskan untuk mengikuti cara ini, kamu harus terorganisir. Satu cara kamu dapat melakukannya adalah dengan memisahkan setiap klien dengan warna berbeda. Kamu akan mendapatkan kepuasan dengan membuang catatan-catatan tersebut saat selesai dengan proyek-proyekmu. 2. Selalu rencanakan segalanya di awal always plan ahead - how to cope with deadlines Hidupmu tidak bisa berjalan sesuai rencana jika kamu tidak punya rencana, seseorang pernah berkata begitu. Perencanaan awal merupakan sebuah ide bagus. Rencanakan semua kegiatanmu untuk seminggu dari jauh-jauh hari. Dengan merencanakan segala yang ingin kamu lakukan, kamu selangkah lebih dekat dalam mencapai tujuan-tujuanmu. Baca juga: 5 Rahasia Desainer Grafis yang Tak Akan Pernah Mereka Beritahu Siapapun 3. Berhenti berkata ya untuk setiap tawaran pekerjaan stop saying yes Ketahuilah kapasitas dirimu sendiri, jika kamu sudah mendapatkan banyak proyek, sepertinya bukanlah ide bagus untuk menerima tawaran pekerjaan lain. Jangan ambil setiap proyek yang ditawarkan kepadamu. Terkadang berkata tidak adalah hal yang bijak. 4. Tahap paling penting harus menjadi prioritas what is your priority Dalam setiap proses desain, memberikan prioritas adalah kunci. Kebanyakan desainer grafis biasanya menghabiskan paling banyak waktu pada tahap sketsa. Jadi, buatlah tahap sketsa sebagai prioritas. Selanjutnya, jika klienmu ada beberapa orang pada saat bersamaan, prioritaskan proyek berdasarkan yang paling penting. 5. Jaga dirimu sendiri take care of yourself Klien terkadang mungkin kamu utamakan, tapi tidak harus selalu menjadi yang utama. Jika kamu ingin memproduksi hasil-hasil terbaik, kamu harus berada dalam kondisi terbaik pula, dan cara terbaik melakukannya adalah dengan menjaga diri sendiri. Kamu perlu merasa segar. Jadi istirahatlah secara teratur. Selain itu, kamu harus makan dan tidur dengan baik. Tidak ada yang akan mati jika kamu tak menyelesaikan proyeknya pada penghujung hari.
Ditulis oleh
Steven NG
Steven NG · Project Manager
Steven adalah praktisi marketing dengan pengalaman lebih dari 8 tahun di bidang project management. Sebagai Project Manager Uprint.id, ia mengelola proyek pemasaran lintas fungsi dari tahap perencanaan hingga penyelesaian, termasuk kampanye yang memadukan kanal digital dengan material cetak seperti brosur, banner, kartu nama, dan kemasan produk. Dengan pendekatan sistematis dan berorientasi hasil, ia menulis berdasarkan pengalaman langsung mengeksekusi proyek cetak, sehingga setiap strategi yang ia bagikan teruji di lapangan dan selaras dengan tujuan bisnis.