Agar tidak mengenakan kaus yang sama dengan orang lain, beberapa orang memilih untuk mendesain kaosnya sendiri. Jika Anda termasuk salah satunya, Anda perlu mengetahui bahwa tidak semua desain dapat sesuai dengan kaus. Sumber masalahnya bisa bermacam-macam, mulai dari ukuran desain yang kurang pas hingga perbedaan warna. Masalah-masalah tersebut bisa diminimalisir dengan menerapkan beberapa tips berikut ini.

1. Buat Desain di Adobe Illustrator 

Jika ingin memiliki kontrol penuh terhadap desain yang Anda buat, sebaiknya gunakan aplikasi Adobe Illustrator yang menerapkan format vektor. Dengan begitu, Anda bisa me-resize desain tanpa menurunkan kualitasnya. Jadi, misalnya Anda ingin menggunakan desain yang sama pada kaus untuk media lain seperti kartu nama, brosur, postcard, atau lainnya, masing-masing desain tersebut akan tercetak secara jelas. Tidak akan ada gambar yang terlihat mengabur—seperti yang biasanya terjadi ketika Anda membuat desain di Adobe Photoshop.

 2. Gunakan Warna Mode PMS

 

Mayoritas orang membuat desain dalam mode warna RGB atau CMYK. Hal tersebut sama sekali tidak salah, tetapi jika Anda benar-benar menginginkan hasil cetak dengan warna yang akurat, lebih baik gunakan mode warna PMS pada desain Anda. Penggunaan mode warna PMS juga akan memudahkan Anda untuk melakukan pemisahan warna.

3. Gunakan Vektor Artwork Sebanyak Mungkin 

Tips satu ini masih berhubungan dengan poin pertama. Jika memungkinkan, selalu buat desain Anda menggunakan aplikasi berbasis vektor Tidak hanya pemisahan warna dapat dilakukan secara lebih mudah, hasil cetakan pada kaus juga akan memiliki detail yang bagus dan tidak pecah.

 4. Buat Artwork Menggunakan Ukuran Sebenarnya 

Tidak hanya warna, ukuran desain pun bisa mengalami perubahan ketika dicetak pada kaus. Oleh sebab itu, pastikan Anda selalu membuat desain dengan menggunakan ukuran final, yakni ukuran yang memang sesuai dengan media di mana desain itu dicetak. Cara termudah untuk menentukan ukuran desain yang hendak dibuat adalah dengan mengukur kaus Anda menggunakan penggaris. Mungkin memang terdengar basic dan simpel, tetapi cara ini benar-benar manjur untuk memastikan agar desain yang Anda buat di komputer bisa dicetak dengan ukuran sama pada kaus.

5. Simpan File dalam 2 Format: Bisa Diedit dan File Final 

Sudah merasa yakin dengan desain yang Anda buat? Sebelum mencetaknya pada kaus, simpanlah file dengan versi yang bisa diedit untuk disimpan sendiri. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika Anda membutuhkan penyesuaian tambahan. Dengan begitu Anda bisa hemat waktu karena tidak perlu bingung mengulangi pekerjaan desain Anda dari awal.

Kini Anda sudah siap membuat kaus dengan desain buatan Anda sendiri. Terapkan kelima tips di atas agar hasil cetakannya benar-benar sesuai dengan desain yang Anda buat di komputer. Siapa tahu ada orang lain yang tertarik dengan kaus Anda dan ingin menggunakan jasa Anda untuk mendesain kaus mereka. Peluang bisnis yang menarik,