Percetakan Jakarta Uprint.id
Percetakan Jakarta Uprint.id

Contoh MoU – Ada yang sudah pernah mendengar istilah MoU sebelumnya? Jika belum, Anda dapat membaca ulasan berikut ini mengenai MoU. MoU atau Memorandum of Understanding yang merupakan sebuah surat untuk melakukan kerjasama dari kedua belah pihak yang berbeda. 

Menurut para ahli, MoU sendiri memiliki beberapa unsur diantaranya sebagai berikut :

  • MoU merupakan kesepakatan pendahuluan
  • MoU berisi mengenai hal-hal yang pokok
  • MoU dibuat dalam bentuk kontrak dan disertai dengan peraturan dan konsekuensi antara dua belah pihak yang terkait.

Dalam pembuatan MoU Anda harus memperhatikan beberapa hal penting. Terutama dalam hal penyusunan MoU dan membuat kop surat. Berikut ini ada beberapa poin penting yang harus Anda ketahui sebelum membuat MoU.

Baca juga : Mudahnya Membuat Kop Surat Hanya dengan Sekali Klik, Disini!

  • Kolom Pernyataan

Pada bagian ini, Anda harus menyertakan kolom pernyataan untuk tanda tangan dan harus dilengkapi dengan identitas kedua belah pihak.

  • Kolom Pengertian Umum

Dalam kolom pengertian pada MoU harus beri penjelasan alasan dibuatnya surat tersebut. Anda harus mendeskripsikannya dengan jelas dan rinci, agar tidak terjadi kesalahan antar dua pihak.

  • Tujuan Terbitnya MoU

Jangan lupa untuk menuliskan tujuan Anda menerbitkan MoU antara dua belah pihak. Sertakan juga maksud dibuatnya perjanjian tersebut, agar keduanya tidak terjadi salah paham mengenai sesuatu hal.

  • Lingkup Pekerjaan

Surat perjanjian seperti ini hanya mengaitkan antara dua pihak saja. Maka dari itu, diperlukan penjelasan mengenai lingkup kerja untuk keduanya. Menjelaskan mengenai lingkup kerja ini harus jelas dan terperinci.

  • Teknis Pelaksanaan

Pada bagian ini, Anda harus mengulas mengenai tanggung jawab dan jenis pekerjaan yang akan diemban oleh pihak pertama atau pihak kedua. Penjelasan bagian ini harus rinci dan mudah dipahami.

  • Kewajiban dan Hukuman

Maksudnya di sini adalah, Anda harus memberikan penjelasan mengenai kewajiban apa yang dilakukan pihak pertama atau kedua. Namun, jika salah satu pihak tidak dapat menepati janji yang sudah dituliskan, Anda harus memberi tahu konsekuensi secara tertulis. Itulah mengapa, Anda harus menuliskan kewajiban dan hukuman di dalam MoU.

Baca juga : Contoh Proposal dan Struktur Penyusunan yang Harus Diketahui

  • Penutup

Pada bagian ini, harus disertai dengan tanda tangan kedua belah pihak di atas materai. Ini akan menjadi penguat sebuah perjanjian, karena dilandasi dengan hukum.

Nah, itulah penjelasan mengenai MoU. Anda dapat melihat contoh MoU di bawah ini. Dengan beragam format dan struktur yang berbeda.


Contoh MoU

1. 

Contoh-MOU-02

2. 

Contoh-MOU-05

3. 

Contoh-MOU-01

4.

Contoh-MOU-03

5. 

Contoh-MOU-04

Itulah beberapa contoh MoU yang dapat Anda jadikan referensi sebelum membuatnya. Jika ingin melihat contoh yang lebih lain lagi, Anda dapat mencarinya di internet. Selamat mencoba!