Poster Event Yang Ceria Bisa Meningkatkan Traffic Toko
4. Warna juga berpengaruh dalam memberikan kesan terhadap makna logo perusahaan. Jangan sekadar menaruh warna yang menjadi warna kesukaan tetapi tidak bisa direpresentasikan untuk kondisi, visi, dan misi perusahaan secara keseluruhan. Warna ideal yang bisa diberikan pada logo haruslah mampu memengaruhi perasaan dan emosi dari calon konsumen yang ditargetkan.
Baca juga: Uprint.id Menawarkan Jasa Cetak Kop Surat Murah dan Mudah
5. Jenis huruf atau tipografi adalah unsur lainnya yang tidak bisa diremehkan dalam pembuatan desain logo. Memang kini kamu bisa dengan mudah mengunduh berbagai jenis huruf yang bahkan tidak perlu membayar. Tapi, apa uniknya jenis huruf yang seperti itu? Bukankah logo akan terlihat lebih baik ketika tipografinya tidak bisa disamakan oleh perusahaan lain?
6. Buat logo yang tidak mudah diprediksi. Hal ini akan memaksa konsumen untuk berpikir: perusahaan si pemilik logo ini memiliki karakter yang seperti apa? Ingat lagi bahwa sebuah logo harus bisa merepresentasikan (hampir) semua nilai-nilai perusahaan dalam bentuk yang sederhana namun juga unik.
7. Hindari membuat logo yang bersifat statis. Usahakan membuat desain logo yang tidak akan lekang dimakan waktu. Logo Apple dan Coca-Cola termasuk desain logo yang relatif dinamis, perubahan yang terjadi bukan perubahan secara keseluruhan bentuk logo, tetapi hanya menyentuh pada hal-hal luaran seperti ukuran atau warna saja.
Pertimbangkan tujuan akhir dalam membuat desain logo. Kemudahan untuk dilihat dan diingat orang biasanya menjadi tujuan utama orang mendesain logo. Maka dari itu buatlah sebuah logo yang tidak biasa. Bagi orang awam, mungkin hal ini bisa jadi sesuatu yang rumit. Namun bagi mereka yang berjiwa seni, biasanya hal di sekitar bisa membantu melahirkan sebuah ide.
Artikel terkait: 4 Keuntungan yang Anda Dapatkan dari Mencetak Online