Skip to main content
Tren Desain & Inspirasi Cetak

5 Cara Membuat Logo Minimalis yang Efektif

Diterbitkan Mei 8, 2017·Diperbarui Februari 26, 2018
Logo diperlukan oleh suatu perusahaan untuk menunjukkan identitasnya pada dunia luar. Oleh sebab itu, logo yang dibuat harus bisa dimengerti oleh setiap orang yang melihatnya. Tak hanya itu, logo tersebut juga harus mudah diingat dan dikenali. Buatlah logo yang simpel karena orang cenderung lebih mudah mengingat hal-hal simpel. Sayangnya, menuangkan gagasan ide menjadi sebuah logo minimalis yang mudah diingat bukanlah hal yang mudah. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya. 1. Pilih Bentuk Geometris  logo-minimalis-uprint Bentuk geometris mudah menarik perhatian. Masing-masing bentuk geometris memainkan peranan penting untuk logo Anda. Misalnya, lingkaran yang tak berawal dan tak berujung melambangkan keharmonisan dan hal yang tak terbatas. Sedangkan, kotak melambangkan keseteraan dan keseimbangan, tapi sayangnya bentuk geometris yang satu ini dianggap sudah terlalu mainstream. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih bentuk segitiga yang melambangkan kestabilan. 2. Gunakan Warna Hitam dan Putih logo-minimalis-uprint Warna yang Anda gunakan juga mempengaruhi tingkat kesederhanaan desain Anda. Gunakan dua warna saja yang menciptakan kontras, misalkan hitam dan putih seperti simbol Nike, hijau dan putih seperti WhatsApp, atau cokelat dan kuning seperti KakaoTalk. Setelah menentukan dua warna ini, Anda bisa lanjut menambahkan aksesori atau efek lain. Jika logo yang Anda buat tidak sejalan dengan warna simpel yang Anda pilih, itu artinya logo tersebut belum bisa disebut logo yang minimalis. 3. Biarkan Polos  logo-minimalis-uprint Agar lebih mudah diingat, sebaiknya desain logo tidak dibuat terlalu rumit. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu memberi hiasan aneh-aneh. Ini adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan konsep simpel dari logo. Meskipun di benak Anda ada berbagai ide dan desain yang bermacam-macam, tetaplah berpegang teguh pada tujuan awal Anda, jangan sampai merusak konsep simpel itu sendiri. Untuk memastikan logo yang Anda buat benar-benar simpel, coba gambar logo minimalis tersebut di atas kertas. Jika Anda mampu menggambarnya hanya dalam satu goresan pensil, itu artinya logo yang Anda buat sudah minimal. 4. Squiggle  logo-minimalis-uprint Squiggle merupakan garis yang divariasikan menjadi berkelok-kelok hingga membentuk sebuah logo. Tapi sebaiknya jangan hanya digunakan begitu saja karena biasanya squiggle ini berfungsi sebagai pelengkap. Jika Anda memakai squiggle, sebaiknya cantumkan juga nama perusahaan Anda di sampingnya. Saat ini banyak logo yang menggunakan konsep squiggle. Anda bisa mengkreasikan bentuk apapun dari squiggle yang Anda gambar sendiri. 5. Logotype  logo-minimalis-uprint Ada dua macam desain logo dalam poin ini, yaitu logotype dan logogram. Jika Anda ingin membuat logo simpel seperti Nike, itu artinya Anda memilih yang logogram. Logogram merupakan pembuatan logo yang hanya menunjukkan simbol, tapi bisa mewakili visi dan misi serta identitas perusahaan. Sedangkan logotype merupakan logo yang berbasis teks, biasanya berupa nama perusahaan seperti logo Cocacola dan Walt Disney. Karena logotype mencantumkan nama perusahaan Anda, maka ini akan membuat orang mudah mengingatnya. Hal yang sulit bukan berarti tidak mungkin. Dengan tips-tips di atas, apakah Anda sudah memiliki gambaran seperti apa logo minimalis yang akan Anda buat?

Cetak Kebutuhan Ini di Uprint

Ditulis oleh
Novi Huang
Novi Huang · CCO
Novi Huang adalah Chief Creative Officer Uprint.id dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang creative direction, brand strategy, dan growth hacking. Ia mengarahkan bahasa visual Uprint dan membantu brand merancang kemasan (packaging), stiker, brosur, serta materi cetak lain yang bukan sekadar enak dilihat, tetapi terbukti mendorong pertumbuhan bisnis. Lewat eksperimen kreatif yang terukur, termasuk pemanfaatan AI dalam proses desain, ia menulis tentang cara menjadikan desain dan cetakan sebagai aset brand, bukan sekadar biaya.