Percetakan Jakarta Uprint.id
Percetakan Jakarta Uprint.id

Setelah menyebar CV ke berbagai tempat, kini saatnya Anda diundang untuk hadir dalam proses interview. Interview adalah tahap yang cukup mendebarkan bagi para pelamar kerja, khususnya mereka yang masih pemula. Meskipun begitu, Anda tetap harus tetap tenang agar bisa menjawab semua pertanyaan pewawancara dengan lancar. Perlu Anda ketahui, di saat interview, Anda juga sebaiknya mengajukan beberapa pertanyaan. Berikut lima macam pertanyaan yang bisa Anda ajukan saat interview kerja.

1. Budaya Kerja Perusahaan 

Ada beberapa pewawancara yang memberitahukan budaya kerja di perusahaan  tempat Anda melamar, tetapi tentunya ada juga yang tidak. Seandainya mereka tidak memberitahukan, itu berarti Anda yang harus menanyakannya. Budaya kerja dalam hal ini bisa meliputi aturan apa saja yang diterapkan, bagaimana bentuk komunikasi antar karyawan satu dengan yang lainnya, apakah bisa mengobrol secara langsung atau melalui ruang chat, hingga jam kerja perusahaan. Dengan mengetahui hal-hal semacam itu, Anda bisa membayangkan atmosfer tempat Anda bekerja jika diterima di perusahaan tersebut kelak.

2. Kesulitan yang Kira-Kira Dialami oleh Karyawan 

Setelah mendapat gambaran mengenai bidang perusahaan tersebut, Anda bisa menanyakan divisi-divisi apa saja yang ada di tempat tersebut dan bagaimana karyawan bekerja, apakah secara mandiri atau dalam tim. Ingat, bekerja tanpa mengalami kesulitan merupakan hal yang mustahil. Oleh sebab itu, tanyakan juga kira-kira kesulitan seperti apa yang dialami oleh karyawan, terutama untuk jenis pekerjaan yang Anda lamar. Ini akan membuat pewawancara berpikir bahwa Anda sangat antusias untuk mengisi pekerjaan tersebut.

3. Pelatihan Khusus untuk Karyawan 

Perlu juga mencari tahu apakah karyawan baru akan mendapat pelatihan sebelum terjun langsung ke lapangan dan mendapat beban kerja seperti karyawan lainnya. Jika ada, kira-kira berapa lama masa pelatihan tersebut. Biasanya, saat masa pelatihan, ada batasan-batasan terhadap hal yang tidak boleh dilakukan oleh karyawan baru. Jangan lupa juga untuk menanyakan hal ini. Selain pelatihan di awal kerja, perlu memastikan juga apakah ada pelatihan khusus yang dilakukan secara berkala untuk mengembangkan performa kerja karyawan.

4. Fasilitas dan Hal-Hal Menyenangkan di Perusahaan Tersebut 

Bekerja juga harus merasa senang, bukan? Karyawan yang bahagia adalah karyawan yang produktif. Fasilitas yang diberikan perusahaan bisa membuat karyawan merasa betah bekerja. Jika di perusahaan tersebut tidak memiliki fasilitas yang bisa membuat Anda merasa nyaman, Anda bisa menolaknya jika memang diterima untuk bekerja di sana.

5. Langkah Selanjutnya Setelah Interview 

Pertanyaan ini sebaiknya diajukan ketika proses interview sudah selesai agar tidak terkesan awkward. Tanyakan langkah selanjutnya setelah proses interview kerja ini. Biasanya, pewawancara akan menjawab bahwa Anda harus menunggu kabar selanjutnya. Ini adalah kesempatan yang baik bagi Anda untuk menjalin keakraban dengan pewawancara. Beri pertanyaan balasan kapan kira-kira mereka akan mengabari Anda.

Dengan mengajukan pertanyaan, secara tidak langsung Anda telah menunjukkan antusiasme untuk bekerja di sana. Jika Anda hanya berbicara ketika menjawab pertanyaan dari pewawancara saja, bisa-bisa ia berpikir Anda adalah orang yang pendiam dan kurang bisa mendekatkan diri pada orang lain. Jadi, jangan malu untuk bertanya saat interview kerja.