Contoh teks anekdot pasti pernah didapat saat Anda duduk di bangku sekolah, dengan mempelajari mata pelajaran bahasa Indonesia. Teks anekdot merupakan cerita pendek yang memiliki unsur humor dengan tujuan untuk mengkritik atau bahkan menyindir seseorang bahkan suatu lembaga. Meskipun berupa sindirian terhadap sesuatu, dalam teks anekdot ini memiliki isi untuk mengungkapkan kebenaran tentang seseorang maupun kejadian yang bersifat mengkritik atau menyindir. Biasanya sindiran itu hanya berupa cerita lucu namun tetap memiliki nilai moral serta ungkapan dengan sesuatu kebenaran yang terjadi. Seperti berikut ini contoh teks anekdot antar dua orang yang dapat Anda gunakan, sesuai dengan kebutuhan.

1. Contoh Teks Anekdot Sosial

contoh teks anekdot 01 - sosial

Suatu pagi di warung kopi depan rumah pak Ahmad terjadi percakapan antara Pak Jamal dengan Pak Ginting. Percakapan berawal dari pembahasan mengenai kegiatan yang dilakukan pak RT di rumahnya.

Pak Jamal : Hmm, pak Ginting sudah baca surat selebaran dari pak RT?

Pak Ginting : Sudah Pak, makanya Saya diem aja Mikir kok bisa pak RT ada rencana begitu.

Pak Jamal : Iya, Saya juga herann jadinya. Maunya apa sih pak RT itu. Dikit-dikit warga.

Pak Ginting : Ya, itulah efek dari kebiasan pake sistem TTB pak.

Pak Jamal : Apa itu TTB?

Pak Ginting : Tinggal Terima Beres hehehehe

Pak Jamal : Oalaaah, pak Ginting ini bisa saja hehehe. Tapi, bener juga sih. Tepat dan pas.

Baca juga : Cara Membuat Blog dengan Mudah dan Cocok Bagi Pemula

2. Contoh Teks Anekdot Politik

contoh teks anekdot 02 - politik

Siaran berita pagi itu menyiarkan mengenai kenaikan harga bahan pokok makanan. Seperti biasa ibu-ibu berkerumun untuk membeli sayur di warung yang terdapat siaran berita tersebut. Kemudian percakap terjadi antara bu Darmi dengan bu Yayuk.

Bu Darmi : Walah gusti, apa-apa kok naik ya harganya.

Bu Yayuk : Wah naik lagi bu bahan sembako?

Bu Darmi : Iya ini, mending naiknya seucrit. Orang naiknya gak kira-kira harganya.

Bu Yayuk : Yaudah bu, jangan makan banyak-banyak berarti. Anggap aja ikut diet, biar langsing kayak ibu-ibu pejabat itu loh.

Bu Darmi : Hahaha bu Yayuk bisa aja

3. Contoh Teks Anekdot Lucu

contoh teks anekdot 03 - lucu

Suatu pagi di sekitar komplek perumahan, terdapat seorang anak kecil bernama Anto menunggu penjual roti. Kemudian, terdengar suara khas dari penjual roti. Sontak membuatnya girang dan melambaikan tangan untuk isyarat memanggil abang roti.

Anto : (melambaikan tangan) Baaaang! Sini .. sinii ..

Tukang Roti : Wah Anto semangat sekali pagi ini.

Anto : Iya aku mau beli roti. Ada roti rasa apa aja bang?

Tukang Roti : Ada roti rasa cokelat dan didalamnya ada buah pisangnya. Jadi pisang cokelat.

Anto : Kalo yang ini rasa apa bang?

Tukang Roti : Ooo, kalo ini rasa strawberry dek.

Anto : Hmmm, sebenernya abang ini jualan roti atau buah sih. Kok dari tadi ngebahasnya buah-buahan, mana rotinya bang? Aku kan mau beli roti bukan buah. Abangnya bingungin nih, lagi galau ya bang.

Tukang Roti : (bengong, kemudian kesal dan pergi meninggalkan si Anto) Kabuuuur!

Baca juga : 3 Hal Positif yang Bisa Kita Ambil dari Anak Tik Tok

Sebelum Anda memutuskan untuk membuat contoh teks anekdot ada baiknya, ketahui strukturnya berikut ini. Dalam teks anekdot terdapat yang namanya abstraksi, yang menjelaskan sebagai cerita pembuka dalam teks. Adanya pengenalan, dalam teks anekdot Anda juga harus menyertakan pengenalan dari mulai latar belakang kasus hingga tokoh. Kemudian adanya krisis anekdot, yaitu berupa konflik masalah dalam teks. Selain itu, ada juga reaksi krisis yaitu dengan reaksi dari konflik yang terdapat dalam teks. Setelah itu, adanya koda anekdot yaitu berupa kesimpulan dari semua kejadian dalam teks.