Brosur sebagai media promosi yang sudah umum digunakan oleh banyak pebisnis. Meskipun mainstream, tapi brosur memiliki manfaat yang lebih baik dari media promosi cetak lainnya. Bentuknya yang ringkas dan memuat informasi yang dibutuhkan membuat pembacanya tidak harus selalu bergantung pada karyawan sales untuk bertanya-tanya karena hampir seluruh informasi yang dibutuhkan sudah tertera dalam sebuah brosur.

Meski begitu, desain brosur juga memiliki peran dalam membuat sebuah brosur berfungsi optimal. Tanpa desain menarik, kecil kemungkinan pembaca mau mengambil dan membacanya kalau bukan karena pada dasarnya mereka membutuhkan informasi tersebut. Jika brosur ini diciptakan untuk tujuan promosi, ada baiknya desainer memahami beberapa hal penting berikut dalam membuat desain brosur promosi yang menarik minat pembaca.

1. Foto Produk

desain brosur informatif - foto produk

Foto produk adalah hal mutlak yang harus ada. Dikarenakan fungsinya sebagai media promosi, maka pastikan produk yang dipromosikan harus disertakan fotonya. Boleh juga menggunakan foto public figure yang bekerja sama sebagai ambasador produk dan tetap mencantumkan unsur foto produk. Ingat, yang dipromosikan adalah produk itu, bukan si public figure.

Baca juga : 5 Poin Utama, Selain Desain, yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Brosur Seminar

2. Susunan Kata-kata

desain brosur informatid - kata-kata

Pemilihan kata atau diksi merupakan salah satu unsur kesuksesan desain brosur. Mainkan emosi pembaca agar mereka yang tadinya hanya melihat secara sekilas bisa tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi brosur tersebut. Yang jelas, antara diksi dan produk yang dipromosikan harus memiliki korelasi.

cetak brosur

3. Warna

Pemilihan warna sangat dianjurkan sesuai dengan warna bisnis atau nuansa warna produk yang dipromosikan. Desain brosur bukan hanya harus mempromosikan produk, tetapi juga memperkenalkan bisnis atau perusahaan. Selain itu, yang perlu diketahui dalam memilih warna adalah warna akan memengaruhi beberapa golongan target pasar tertentu. Misalkan target pasar anak-anak akan menyukai warna-warna cerah, sementara target pasar dewasa cenderung tertarik dengan warna kontras.

4. Informasi Lengkap

desain brosur informatif - informasi

Dalam promosi dengan brosur, jangan lupa sertakan daftar harga untuk setiap produk yang dipromosikan. Desain brosur yang lengkap dengan informasi detil seperti ini akan lebih disukai oleh pembaca karena mereka mendapatkan informasi lengkap. Informasi terkait dengan produk dan perusahaan juga harus ditampilkan. Pastikan untuk mencantumkan informasi tersebut tanpa terdapat kesalahan pengejaan.

cetak brosur

5. Desain

desain brosur informatid - desain

Desain brosur juga bisa dengan memainkan berbagai bentuk dan warna atau sekadar menggunakan tipografi sebagai pengganti desain gambar dari brosur. Jangan takut menabrakkan berbagai jenis desain jika tujuan brosur Anda yang pertama adalah eyecatching dan membuat orang penasaran tentang apa yang ada di dalamnya.

Baca juga : Ketahui Ukuran Brosur Sebelum Anda Membuatnya

6. Seimbang

desain brosur informatif - seimbang

Meskipun harus memenuhi berbagai patokan desain brosur yang menarik, tapi jangan lupa untuk tetap mengatur ruang sehingga pembaca tidak akan pusing dan kehilangan selera membaca. Ini brosur, bukan novel. Aturlah desain brosur agar antara gambar dan informasi inti tidak saling memenuhi ruang halaman brosur. Ada kemungkinan juga ruang yang ada ini digunakan untuk menulis informasi tambahan.

cetak brosur

7. Teknik CTA

 

desain brosur informatif - teknik cta

Yang juga sangat penting dalam sebuah brosur promosi adalah teknik CTA atau Call To Action yang membuat pembaca menginginkan produk yang Anda promosikan. Kata-kata seperti “Hubungi Kami” atau “Kunjungi Kami di…” adalah beberapa diksi CTA yang umum. Berikan informasi terkait dengan di mana mereka bisa mendapatkan produk yang Anda promosikan atau di nomor berapa mereka harus telepon dan menanyakan lebih jauh tentang produk tersebut.

cetak brosur