Membuat to-do list memang terkesan mudah. Namun, apakah itu efektif? Beberapa orang cenderung membuat semuanya menjadi prioritas sehingga meski ada to-do list sekali pun, pekerjaan tetap terbengkalai. Karena itu, sebaiknya Anda ikuti beberapa tips di bawah ini agar to-do list yang Anda buat efektif dan membuat diri makin produktif.

1. Tulis semua kegiatan yang akan dilakukan

membuat_to_do_list

Dalam satu hari, Anda pastinya memiliki beragam kegiatan yang ingin dilakukan. Sebaiknya, sebelum tidur Anda menulis semua kegiatan tersebut agar tidak lupa. Sebisa mungkin tulis semua detail dari kegiatan tersebut. Misalnya, daripada hanya menulis “rapat dengan bos”, lebih baik Anda menulis ‘rapat dengan bos tentang rencana bulan depan di ruang meeting lantai tiga jam sepuluh pagi’. Dengan begitu, selain tak lupa dengan kegiatan yang akan dilakukan, Anda juga tetap ingat detail yang harus Anda kerjakan di kegiatan itu.

2. Pisahkan tugas sesuai prioritas

membuat_to_do_list

Setelah menuliskan semua kegiatan yang akan dilakukan, Anda harus memisahkannya sesuai prioritas. Bagi prioritas Anda menjadi tiga bagian, yakni urgent, selesai hari ini, dan tidak wajib. Misalnya, antara hangout bersama teman dan rapat dengan bos pastinya memiliki prioritas yang berbeda.

Anda bisa meletakkan rapat di bagian urgent dan hangout bersama teman di bagian selesai hari ini atau tidak wajib. Sebisa mungkin Anda tidak meletakkan lebih dari enam poin urgent dalam satu hari. Terlalu banyak hal yang urgent justru akan membuat Anda kewalahan dan tidak fokus.

Baca Juga : 6 Manfaat Menggunakan Notepad

3. Biasakan diri untuk menggunakan checklist

membuat_to_do_list

Ketika Anda selesai memisahkan semuanya sesuai prioritas, selanjutnya Anda harus memiliki checklist. Dengan checklist, Anda akan tahu mana yang sudah selesai dikerjakan dan mana yang belum. Anda bisa membuat checklist dengan mencentang bagian-bagian yang sudah dikerjakan. Atau, Anda juga dapat menggunakan post-it notes untuk menuliskan sebuah kegiatan, lalu membuangnya ketika sudah selesai.

Penggunaan checklist akan sangat mempermudah Anda yang bekerja dengan hal-hal repetitif, seperti ketika Anda bekerja sebagai penulis freelance. Bersama checklist, Anda tak akan melakukan kesalahan seperti mengerjakan artikel yang sudah sempat ditulis sebelumnya.

4. Miliki sebuah agenda untuk evaluasi

membuat_to_do_list

Memang Anda bisa membuat to-do list dengan kertas lembaran yang bisa dibuang begitu saja. Tetapi alangkah baiknya bila Anda melakukan evaluasi setiap hari agar kehidupan tidak stagnan. Untuk dapat mengevaluasi semua kegiatan harian, sebaiknya miliki sebuah agenda. Agenda dapat membantu Anda untuk membuat checklist rapi yang juga memudahkan diri untuk melihat kegiatan apa saja yang sudah dan akan dilakukan hari ini.

Selain itu, Anda yang kreatif juga bisa membuat agenda tidak membosankan dengan cara menggambarkan berbagai benda di sekitar chekclist. Agenda juga bisa digunakan untuk menulis banyak kegiatan di hari atau bulan-bulan berikutnya sehingga Anda tidak akan melupakan satu kegiatan penting pun. Bahkan, kegiatan kecil seperti ulang tahun teman atau hari jadi Anda dan kekasih akan bisa diingat dengan mudah dengan menuliskannya dalam agenda.

Saat membuat to-do list, intinya Anda harus benar-benar bisa memisah mana yang penting dan mana yang tidak penting. Alhasil, semua pekerjaan Anda bisa diselesaikan sesuai deadline. Apa lagi bila Anda bekerja atau kuliah di bidang yang tidak mentolerir kesalahan, to-do list yang benar akan sangat membantu Anda.