Sri Mulyani Indrawati, siapa yang tidak kenal dengan menteri keuangan RI yang satu ini. Sosoknya yang dikenal sebagai ibu perekonomian negara ini selalu dapat dengan mudah memunculkan ide atau gagasan untuk memperbaiki perekonomian. Wanita kelahiran Lampung 26 Agustus 1967 ini menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai menteri keuangan Indonesia dan sekaligus sebagai orang asia pertama yang menduduki jabatan Direktur Pelaksana Bank Dunia. Beliau merupakan anak ketujuh dari sepuluh bersaudara dari pasangan Prof. Satmoko dan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko.

Sri Mulyani merupakan lulusan Universitas Indonesia dari Fakultas Ekonomi tahun 1986. Tidak tanggung-tanggung, 2 tahun kemudian ia melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Amerika Serikat. Tepatnya di University of lllinois Urbana Champaign dengan gelar Master of Science of Policy Economics (1990) dan Ph.D. of Economics (1992). Kecerdasan yang ia miliki dapat menerbangkannya ke berbagai jenis pekerjaan. Termasuk sebagai menteri keuangan negara saat ini.

Baca juga : Simak Kisah Inspiratif Najwa Shihab yang Dapat Memotivasi

Terlahir dari keluarga yang menjunjung tinggi sebuah pendidikan, maka tidak heran jika semua saudara-saudaranya memiliki gelar doktor mau pun profesor. Seperti kedua orang tuanya yang menyandang gelar profesor dan doktor. Beliau juga menyandang gelar yang sama seperti kedua orang tuanya. Sri Mulyani juga pernah menjadi bagian dari Research Associate, Wakil Kepala Pendidikan, dan Wakil Kepala Bidang Penelitian di FE-UI. Ia sering terlibat dalam penelitian-penelitian bidang ekonomi moneter, tenaga kerja, dan perbankan. Beberapa hasil risetnya di antaranya Research Demand for Housing, World Bank Project (1986), Fiscal Reform in Indonesia : History and Perspective (1995), Studi Kesiapan Industri Dalam Negeri Memasuki Era Perdagangan Bebas, Departemen Perindustrian dan Perdagangan bersama LPEM FEUI (1997), dan Country Economic Review for Indonesia bersama Asian Development Bank (1999). Karirnya yang sudah tidak diragukan ini membuat dunia percaya akan kemampuan dirinya.

Pada Agustus 2001, Sri Mulyani hijrah ke Atlanta, Georgia, AS dan bergabung dengan USAid sebagai konsultan. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan saran dan nasihat mengenai bagaimana cara mendesain program S2 untuk perkuatan universitas di daerah maupun program USAid lainnya di Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Ia pun sempat mengajar sebagai dosen di Georgia University. Pada awal Oktober 2002, wanita yang menjadi pakar ekonomi Indonesia ini pun bergabung dengan IMF sebagai Executive Director menggantikan Dono Iskandar Djojosubroto mewakili 12 negara di Asia Tenggara. Dikarenakan kesibukannya, ia terpaksa meninggalkan beberapa profesi mengajarnya dan beberapa jabatan sebagai komisaris di perusahaan swasta.

Berkat keahliannya dalam bidang ekonomi, Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke 2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007 dan wanita paling berpengaruh ke 23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008. Pada 20 Mei 2010, Sri Mulyani mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu karena ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Ia adalah wanita dan orang asia pertama yang berhasil menduduki posisi tersebut. Enam tahun kemudian, Presiden Jokowi memintanya untuk menjadi Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Baca juga : Belajar dari Kisah Merry Riana Si Pemilik Mimpi Sejuta Dolar

sri-mulyani

Begitu banyak prestasi yang ia torehkan, maka semakin banyak kepercayaan yang diembannya. Namun ini semua tidak luput dari kerja kerasnya membangun dan memperbaiki perekonomian yang ada di tanah air. Sri Mulyani, juga dikenal sebagai sosok yang bijak dalam mengambil sebuah keputusan. Baik itu dalam hal keuangan maupun keputusan lainnya. Bahkan ia sering dikatakan sebagai pengantar pikiran masyarakat. Sebab segala sesuatu yang mengganjal dipikirkan masyarakat termasuk dalam hal perekonomian membuat hatinya bergerak untuk mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. Maka tidak heran jika Sri Mulyani, selalu dapat mengambil solusi yang tepat demi kesejahteraan perekonomian masyarakat. Bahkan ia juga mendapatkan gelar sebagai kartini masa kini. Karena kecerdasannya, dan ketegasan dalam bidang perekonomian ini, membuat keadaan semakin membaik. Sosoknya yang humbble juga membuat beberapa negara nyaman dan mempercayakan keuangan kepada dirinya. Untuk itu, ia dijuluki sebagai menteri keuangan terbaik di dunia.