Sebagai bagian dari media informasi (dan sering dijadikan media promosi juga), spanduk ternyata memiliki kebutuhan untuk didesain sebaik mungkin. Sama halnya dengan sebuah iklan, spanduk juga perlu ditata agar bisa menarik perhatian banyak orang dan menyampaikan informasi yang dibuat dengan minim kesalahpahaman.

Membuat desain spanduk itu dibilang susah tidak, dibilang mudah juga tidak. Perpaduan desain, warna dan pesan yang ingin disampaikan wajib menjadi perhatian supaya dapat diramu sehingga menjadi sebuah  spanduk yang tetap menarik tanpa mengurangi pesan penting yang ingin disampaikan. Persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum membuat desain spanduk?

1. Ukuran dari spanduk yang akan dihasilkan. Ukuran menjadi hal yang utama karena kesalahan, bahkan sedikit saja, pada ukuran spanduk yang kamu desain akan mengacaukan segalanya ketika dicetak, bisa jadi tidak pas, kurang rapi, gambarnya pecah, dan lain-lain. Jangan buat perbandingan, jika kamu memang akan mendesain spanduk ukuran 6 x 4 meter, tulis apa adanya, tidak perlu pakai perbandingan 3:2.

2. Ketahui bahan (konten) yang akan didesain. Jika kamu menerima pesanan desain spanduk untuk iklan layanan masyarakat dari kepolisian, maka kamu wajib meminta materi seperti logo kepolisian, konten (tulisan) serta foto-foto pendukung. Berbeda halnya jika kamu mendapat pesanan desain spanduk dari perusahaan swasta yang cenderung menginginkan pesan komersil.

3. Salah satu hal yang mungkin masih disepelekan oleh banyak pembuat desain spanduk adalah ketelitian. Hal ini termasuk dengan kesalahan ejaan atau tulisan yang bisa jadi menjurus pada intepretasi lain yang mungkin melenceng jauh dari tujuan utama pesan spanduk tersebut. Padahal, ketika sudah dicetak, tentu saja spanduk sudah tidak bisa diperbaiki.

4. Warna adalah hal penting lain yang sebaiknya tidak asal dipilih. Perhatikan kecocokan warna dengan isi spanduk. Jangan sampai pesan bahagia didesain dengan warna suram atau justru pesan duka cita didesain dengan warna cerah yang seolah merepresentasikan kebahagiaan akan berita duka cita. Jangan sampai hal-hal seperti ini menimbulkan kesalahpahaman di kalangan pembaca.

Baca juga: Cetak Agenda yang Bisa Kamu Personalisasi di Uprint.id

Setelah memahami tentang hal-hal yang perlu menjadi perhatian saat membuat sebuah spanduk, sekarang mari kita tengok beberapa software rekomendasi yang banyak digunakan untuk menciptakan sebuah spanduk, banner, baliho, maupun x-banner.

1. CorelDraw. Software satu ini terbilang cukup umum tapi tidak bisa ditinggalkan oleh para desainer grafis dalam membuat desain mereka lewat PC. Selain relatif sederhana, software ini hampir bisa dipastikan ada di PC berbasis Windows.

2. Adobe Illustrator. Perangkat lunak ini masuk dalam daftar software desain spanduk dan desain grafis yang disarankan karena memiliki beberapa keunggulan. Versi Pro-nya dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau dan perangkat ini merupakan ‘raja’ dari antara semua perangkat desain vektor yang ada.

Jangan lewatkan: 5 Keuntungan Menggunakan Desain Template Kartu Nama Uprint.id

3. Adobe Photoshop. Meski dikenal sebagai software untuk mengurus edit foto saja, software ini juga bersifat multifungsi dan bisa digunakan sebagai software dalam melakukan desain spanduk. Kreativitas dari para perancangnya bisa menjadikan software yang sederhana ini sebagai alat untuk menciptakan desain spanduk yang luar biasa.

4. GIMP atau GNU Image Manipulation Program. GIMP merupakan software desain grafis berbasis raster. Software ini mendukung PC dengan basis operasi Windows, Linux, maupun Mac OS. Beberapa fitur unggulannya adalah retouching foto dengan kualitas expert, online batch processing system, image renderer, dan format converter yang beragam.

Panduan desain spanduk dari kami memang terlihat sederhana, namun sangat penting untuk diingat dan dilaksanakan pada saat kamu membuat desain spanduk.