Membicarakan mengenai desain kemasan, seringkali membuat orang bingung ingin mendesain kemasan seperti apa. Bahkan, dari rasa bingung tersebut memunculkan ragam ide yang menarik. Sehingga mengulur waktu lama dalam menciptakan sebuah desain. Sebab, tidak sedikit orang yang menginginkan desain sederhana namun tetap memiliki ciri khas tersendiri. Seperti kemasan yang menggunakan desain 2D kemudian dicetak dalam bentuk yang sesungguhnya. Selain itu, kreasi dengan teknik 3D, juga merupakan cara yang sangat efektif untuk memberikan tampilan pada kemasan seperti memiliki ciri khas dari sebuah produk.

Sebelum Anda menentukan desain kemasan seperti apa yang ingin digunakan, sebaiknya ikuti tips mendesain kemasan dan label produk berikut ini.

1. Gaya Origami

tips-mendesain-kemasan-02-gaya-origami

Anda dapat mendesain kemasan dengan gaya origami. Jenis kemasan seperti ini sudah pasti unik dan menarik. Bahkan dapat menjadi ciri khas tersendiri bagi bisnis Anda. Jika Anda cukup berani menciptakan desain origami berupa gambar sketsa, maka tidak ada salahnya untuk mencoba mewujudkannya dengan mockup kasar di atas kertas kelas sebelum melakukannya di komputer. Ini dapat membantu Anda untuk memvisualisasi bagaimana sebuah layout 2D akan menerjemahkan ke produk 3D.

Baca juga : Inspirasi Kemasan untuk Oleh-oleh Agar Lebih Menarik dan Memiliki Nilai Jual

2. Membuat Sederhana Kemasan dengan Label Easy-Peasy

tips-mendesain-kemasan-03

Label adalah pilihan yang sempurna untuk toko-toko independen dan usaha kecil lainnya. Bahkan dapat memudahkan konsumen ketika ingin mencari sebuah produk. Label dan stempel sederhana juga praktis, mereka dapat dengan mudah untuk mengedit dan mengubah ukuran dengan cepat agar sesuai dengan berbagai jenis produk. Jenis label easy-pasy ini sangat mudah digunakan, dan cenderung lebih praktis. Label dapat ditempelkan ke botol, atau dibungkus longgar sesuai dengan pembungkus produk. Itu adalah label yang sederhana untuk desain dan murah saat dicetak. Label seperti ini sangat bagus, untuk Anda yang baru memulai usaha dan ingin mempromosikannya.

3. Menjual Produk dengan Tipografi

tips-mendesain-kemasan-04

Tipografi adalah seni tentang aturan atau tata cara penggunaan huruf, kata, paragraf pada ruang-ruang yang tersedia untuk menciptakan kesan-kesan tertentu. Sehingga dapat menolong para pembaca agar lebih nyaman dan maksimal ketika membaca. Jika Anda sering melihat sebuah kemasan minuman seperti wine atau beer, maka akan ditemukan tipografi yang digunakan untuk label produk-produk tersebut. Ketika Anda mendesain kemasan, cobalah bereksperimen dengan beberapa jenis gaya yang berbeda pada desain awal. Tunjukkan perbedaan desain ke sample pasar, atau teman, maupun keluarga untuk mendapatkan jenis tipografi yang tepat. Sekali mencoba dengan eksperimen menggunakan jenis gaya, maka Anda akan merasa lebih siap untuk menggunakan jenis gaya yang menarik target pasar.

4. Menggunakan Palet Warna-warna Alami

tips-mendesain-kemasan-05-menggunakan-palet-warna-alami

Membuat kemasan dan label dengan menggunakan palet warna alami akan menambah kesan natural. Selain itu, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon konsumen. Seperti contoh kemasan yang berbentuk daun. Menggunakan warna alami layaknya daun kering, ini akan cenderung lebih menarik perhatian konsumen. Sebagai, seorang pebisnis, Anda harus pandai bermain dengan ragam jenis desain kemasan. Ini merupakan keuntungan tersendiri, agar mendapatkan desain yang tepat dan cocok pada produk Anda.

5. Tampil Maskulin dengan Hitam dan Putih

tips-mendesain-kemasan-06-black-and-white-packaging

Anda juga dapat mendesain kemasan dengan warna yang cenderung maskulin atau unisex. Seperti penggunaan warna hitam dan putih. Saat ini desain kemasan untuk wanita dan pria cenderung terdapat perbedaan yang signifikan, terutama pada pemilihan warna. Jika Anda menawarkan sebuah produk yang tidak terlalu membandingkan antara wanita dan pria, dapat mencoba menggunakan kemasan dengan warna seperti ini.

6. Menambah Kesan Feminim dengan Pola

tips-mendesain-kemasan-07-desain-feminim

Desain kemasan dengan pola feminim bukan berarti dikhususkan untuk wanita saja, melainkan untuk dijadikan ciri khas dari sebuah produk. Menambahkan pola desain pada kemasan adalah cara fantastik untuk membawa kualitas cantik pada sebuah desain Anda. Abad pertengahan desain wallpaper bergaya menambah daya tarik retro untuk segala macam produk, atau mengapa tidak mencoba hiasan, pola yang terinspirasi dari William Morris.

Baca juga : Cetak Kemasan Hotel Amenities Secara Custom di Uprint.id

7. Jadikan Tujuan Utama Kemasan Sebagai Iklan Berjalan

tips-mendesain-kemasan-08

Trend kemasan semakin hari akan terus berubah. Bahkan ada beberapa produsen yang mengikuti trend fashion untuk diaplikasikan ke dalam kemasan. Sehingga kemasan yang dihasilkan, lebih cenderung modern. Namun jangan lupa untuk menjadikan kemasan tersebut sebagai iklan berjalan. Tidak ada salahnya untuk mencoba membuat tas shopping branded untuk memperluas iklan Anda melalui interaksi pelanggan tunggal dan membawa merek ke khalayak yang lebih luas. Dengan begitu, peluang produk Anda dikenal masyarakat cenderung lebih besar. Jika, Anda ingin menerapkan hal ini untuk produk, cobalah membuat shopping bag secara online di Uprint.id. Aneka ragam desain dan ukuran tersedia. Bahkan, Anda dapat merealisasikan desain yang sudah dibuat sebelumnya.

Itulah tips mendesain kemasan dan label produk yang perlu diketahui. Informasi ini sangat penting, terutama untuk Anda yang akan membuat sebuah bisnis. Jika ingin memasarkan produk, Anda juga harus membuat label yang sesuai dengan deskripsi sebuah produk. Apabila saat ini Anda sedang ingin membuat kemasan dan label, cobalah membuatnya secara online di Uprint.id. Bahkan, Anda dapat merealisasikan desain yang telah dibuat sebelumnya.