Ketika Anda berkenalan dengan rekan kerja baru untuk menjalin kerja sama, memberikan kartu nama bisa menunjukkan profesionalitas Anda. Tapi sayangnya, desain kartu nama yang itu-itu saja bisa membuat penerimanya merasa bosan. Akibatnya, setelah menyalin info yang ada di kartu nama, mereka lantas membuangnya karena sudah dianggap tidak perlu. Lain halnya jika kartu nama yang Anda berikan memiliki desain yang menarik. Orang akan merasa sayang untuk membuangnya sehingga akhirnya disimpan. Ingin membuat kartu nama seperti ini? Berikut tipsnya.

cetak kartu nama

1. 3W Harus Jelas

Inti dari kartu nama adalah who, what, dan where. Tiga hal ini harus jelas terpampang. Nama, jabatan, dan tempat Anda bekerja harus bisa tersampaikan kepada pembaca kartu nama Anda. Penting juga untuk menyertakan logo perusahaan jika ada. Ini akan membuat rekan Anda mudah mengingatnya. Jangan lupa juga untuk menyertakan kontak yang bisa dihubungi seperti nomor telepon, alamat email, dan alamat website.

2. Mudah Dibaca 

Pemilihan font style, warna, serta ukuran huruf yang kurang sesuai bisa membuat info yang ada pada kartu nama menjadi sulit dibaca. Jangan tergoda untuk memakai font style yang aneh-aneh atau memilih ukuran huruf yang terlalu kecil. Apa yang terlihat di layar komputer belum tentu sama hasilnya saat dicetak. Oleh sebab itu, sebelum mencetak, perhatikan betul ketika mendesain. Apa artinya membuat kartu nama jika sulit dibaca?

3. Warna-Warni atau Simpel? 

Mendesain kartu nama dengan melibatkan banyak warna bisa membuatnya menarik, tapi tentu saja jika perpaduan warna yang digunakan tepat. Kartu nama yang warna-warni bisa menampilkan kesan orisinalitas dan keceriaan. Tapi bukan berarti desain warna yang simpel kurang menarik. Jika Anda ingin agar penerima kartu nama lebih mudah mengingat info di dalamnya, desain warna yang simpel memainkan peran penting akan hal itu.

4. Nuansa Warna yang Konsisten

 

Konsisten di sini maksudnya, konsep warna yang Anda pakai pada kartu nama sebaiknya juga mencerminkan warna yang menunjukkan brand Anda. Misalnya jika Anda adalah seorang editor di salah satu website kecantikan, yang mana website tersebut menggunakan warna biru sebagai warna dominan, maka kartu nama Anda sebaiknya juga memakai warna yang sama.

5. Sisipkan Gambar 

Jika perusahaan Anda menjual material bahan bangunan, produk kecantikan, ataupun persewaan mobil, maka mencantumkan gambar yang berkaitan dengan bidang bisnis tersebut akan membuat orang mudah mengingatnya. Gambar bisa menyampaikan maksud secara lebih baik dari sekumpulan teks. Siapkan space lebih untuk peletakan gambar ini, misalkan di bagian tengah (bisa dibuat sebagai background jika gambarnya terlalu besar).

Selain memperhatikan tips-tips desain di atas, ketika memilih bahan untuk pembuatan kartu nama, pilihlah yang memiliki ketebalan lebih. Kartu nama yang tebal akan menambah kesan profesionalitas Anda. Jadi, desain kartu nama seperti apa yang ingin Anda buat?

cetak kartu nama