Skip to main content
Pemandangan pernikahan indah di pantai dengan aksesori dan pengaturan istimewa.
Tren Desain & Inspirasi Cetak

6 Tren Desain Undangan Pernikahan Tahun 2017

Diterbitkan Mei 9, 2017·Diperbarui Februari 25, 2018
Tidak banyak orang yang terlalu memikirkan desain undangan pernikahan. Padahal, undangan mempunyai peran yang cukup besar dalam suksesnya sebuah acara pernikahan. Pasalnya, desain undangan pernikahan dapat berpengaruh pada proses pembuatan undangan. Selain itu, apakah Anda yakin bahwa desain undangan pernikahan Anda sudah dicetak dengan jelas? Nah, pada tahun 2017, sekarang adalah zamannya tren desain undangan pernikahan yang sederhana tetapi cukup berkesan. Tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk masalah biaya karena desain undangan yang tebal atau penambahan berbagai ornamen. Mari simak apa saja enam tren desain undangan pernikahan pada tahun 2017 yang cukup sederhana berikut ini. 1. Undangan Pernikahan : Greenery  kartu-undangan-nikah-uprint Tahun 2017 sepertinya akan diramaikan dengan undangan pernikahan berdesain greenery, yaitu kesan berwarna hijau dengan aksen tanaman. Tidak perlu undangan dengan desain yang terlalu mencolok, desain undangan pernikahan greenery akan membuat undangan Anda terlihat lebih segar dan enak dilihat. 2. Undangan Pernikahan : Watercolor kartu-undangan-nikah-uprint Tren desain undangan pernikahan tahun 2017 selanjutnya adalah watercolor atau warna dengan corak air. Warna watercolor ini tidak selalu biru, bisa merah, abu-abu atau kuning. Tetapi permainan desain seperti terlihat luntur atau air yang membekas akan membuat undangan Anda terlihat lebih menarik. Selain itu, undangan watercolor ini juga bisa Anda gabungkan dengan desain bunga-bunga agar terlihat semakin menarik. 3. Undangan Pernikahan : Undangan dengan Font Menarik  kartu-undangan-nikah-uprint Tahun 2016 lalu menjadi salah satu tahun dengan banyaknya desain font menarik. Hal tersebut sepertinya akan kembali menjadi tren pada tahun 2017. Font-font tulisan undangan, mulai dari bagian depan sampai tulisan nama pengantin akan dibuat semenarik mungkin. Namun, ingat, tetap prioritaskan untuk font yang masih dapat dibaca. Font semenarik apapun akan menjadi jelek jika ternyata membuat pembaca kesulitan untuk memahaminya. 4. Undangan Pernikahan : Desain Minimalis  kartu-undangan-nikah-uprint Selanjutnya adalah desain undangan pernikahan yang minimalis. Bukan sekadar minimalis, tetapi sangat minimalis. Beberapa undangan pernikahan di luar negeri bahkan ada yang hanya menyertakan nama pengantin, tempat pernikahan, dan sedikit kata-kata. Membutuhkan hanya satu lembar kertas, desain minimalis ini diprediksi juga akan mendominasi pada tahun 2017. 5. Undangan Pernikahan : Floral  Undangan Pernikahan Kebalikan dari desain undangan pernikahan yang minimalis, desain floral adalah desain dengan bunga-bunga warna mencolok. Biasanya, desain floral ini membuat tema yang colorful dengan corak yang cukup banyak. Nah, floral ini juga diprediksi akan menjadi tren pada undangan pernikahan di tahun 2017 ini. 6. Undangan Pernikahan : Undangan dengan Nuansa Emas  Undangan Pernikahan Selanjutnya adalah undangan dengan nuansa emas. Memang undangan ini sangat diminati oleh mayoritas orang Indonesia. Undangan dengan nuansa emas in terlihat sedikit mewah dan megah, jadi banyak orang yang menggunakan aksen merah di desain maupun tulisan. Untuk tips tambahan, Anda bisa memberikan aksen emas pada bagian-bagian tertentu saja agar terlihat elegan. Nah, ke-6 desain di atas akan menjadi tren undangan pernikahan pada tahun 2017 ini. Desain undangan pernikahan manakah yang menjadi favorit Anda? Atau mungkin Anda memiliki preferensi desain lain? Share di kolom komentar!
Ditulis oleh
Yustian Tenegar
Yustian Tenegar · Cofounder
Yustian Tenegar adalah Founder & CEO Uprint.id, pakar dengan pengalaman lebih dari 20 tahun yang menguasai tiga disiplin sekaligus: produksi percetakan dan kemasan (offset, digital printing, quality control), digital marketing, serta pemrograman dan AI. Ia memahami bisnis cetak langsung dari lantai produksi sampai baris kode, dari menghitung biaya per unit hingga membangun sendiri sistem AI internal Uprint. Tulisannya membahas keputusan cetak, dari kartu nama, brosur, sampai kemasan produk, selalu dengan kacamata data dan dampak bisnis nyata.