Poster Event Yang Ceria Bisa Meningkatkan Traffic Toko
Si dia pacaran denganmu hanya sebatas fisik saja atau berusaha memaknai lebih dalam hubungan kalian berdua?
Ingat-ingat kembali dan perhatikan apa saja yang dilakukan si dia pada saat berduaan. Apakah dia hanya menggenggam tanganmu, mencium pipimu dan memeluk tubuhmu? Ataukah dia melakukan hal yang jauh lebih dalam dari sekedar tindakan-tindakan yang nyata secara fisik tersebut? Apakah dia berusaha memahami impianmu agar bisa terwujud bersama dengannya dan membina hubungan sesuai dengan keinginan kalian berdua? Jika sang pacar hanya mengungkapkan perasaan cintanya dengan tindakan fisik apalagi jika ia langsung marah jika tidak dipenuhi keinginannya, maka dia tidak berniat untuk serius denganmu. Ungkapan cinta secara fisik memang dibutuhkan, namun itu bukanlah hal yang utama dalam membina sebuah hubungan yang serius. Baca juga: 10 Ide Hadiah Valentine untuk Orang-orang yang DicintaiJika kalian bertengkar, apakah kali ini si dia akan marah, menyerah lalu pergi meninggalkanmu atau malah mencoba memahamimu dan mencari solusi terbaik untuk kalian berdua?
Menerima kekuatan seseorang sangatlah mudah, tapi lain halnya bila sudah terkait dengan area kelemahan yang mungkin membuat kita tidak nyaman, menyebalkan, dan sebagainya. Apa respon yang ia berikan saat berhadapan dengan kelemahanmu serta begitu pula sebaliknya? Apakah ada sikap tidak menyerah? Apakah ada usaha untuk mengerti perasaan satu sama lain? Apakah ada keingintahuan untuk menggali apa sebenarnya pemicu yang menimbulkan amarah, kesedihan, atau kekecewaan agar ke depannya dapat dihadapi lebih baik lagi? Atau respon yang dikeluarkan hanya seperti tidak peduli dan ingin cepat menyerah?Jika, respon terakhir yang kamu rasakan dari pasanganmu...kemungkinan besar dia tidaklah serius.
Apakah ada impian untuk membangun keluarga yang seperti apa?
Setiap orang pasti punya talenta dan impian pribadi...namun, saat menjalani sebuah hubungan yang serius, akan muncul satu lagi impian yang melibatkan kedua pihak, yaitu impian tentang keluarga seperti apa yang ingin dibangun di masa depan. Apakah pasangan menyambut topik semacam ini? Atau justru menghindar?
Bagaimana perasaan kalian ketika sedang berjauhan?
Hubungan yang sudah menjadi serius akan memiliki elemen kedewasaan, termasuk mengenai hal apakah harus bertemu tiap hari atau tidak. Dalam hubungan yang belum dewasa, keharusan untuk bertemu setiap hari mungkin adalah hal yang mutlak. Namun, bila hubungan tersebut sudah lebih dewasa, maka kuantitas bukanlah hal utama. Kualitas adalah hal yang utama. Apakah kalian memiliki perasaan "tidak lengkap" terhadap satu sama lain jika sedang berjauhan? Sebuah perasaan yang membuat kalian menjadi seperti rumah (home) untuk satu sama lain. Walaupun tidak selalu bertemu tiap hari, namun ada kerinduan untuk selalu bisa bersama.
Baca juga : Kata kata lucu yang bikin kekasihmu tertawa terbahak-bahak
Apakah ada acceptance? Apakah kamu merasa aman menjadi dirimu sendiri?
Hubungan yang serius dan mendalam, akan melibatkan unsur acceptance. Kamu bisa merasa diterima sepenuhnya, termasuk kelemahan-kelemahanmu. Kamu bisa jadi apa adanya di depan pasangan, tak perlu harus selalu jadi orang kuat, dan bisa vulnerable tentang hal yang membuatmu sedih, takut, dan sebagainya. Apakah ada unsur ini di dalam hubungan yang sedang kamu jalankan?
Apakah keluarga menjadi atau tidak menjadi bagian dari hubungan kalian?
Jika sebuah hubungan mulai serius, maka pasangan biasanya akan mulai memperkenalkan kamu ke anggota keluarganya. Membuka tentang asal usul keluarga termasuk ke dalam area personal, apalagi jika latar belakang keluarga seseorang itu bukanlah keluarga yang ideal (broken home, ada anggota keluarga yang bermasalah, dan sebagainya). Hubungan yang serius akan membawamu hingga ke lingkup yang lebih luas dan salah satunya adalah keluarga.