Skip to main content
Tren Desain & Inspirasi Cetak

Desain Map Folder untuk Corporate

Diterbitkan Februari 12, 2020·Diperbarui Februari 12, 2020
Map folder sering digunakan untuk menyimpan beberapa dokumen penting yang dapat diberikan kepada klien. Bagi perusahaan, dokumen yang akan diberikan kepada calon investor atau bahkan perusahaan yang akan bekerjasama harus diletakan dengan rapi. Map folder untuk perusahaan ini biasanya didesain dengan menambahkan logo perusahaan. Jika Anda ingin membuat map folder dapat menggunakan beberapa inspirasi map folder seperti berikut ini. Ada beberapa desain map folder yang dapat Anda gunakan dan disesuaikan dengan desain corporate. Baca juga : 5 Benda Ini Wajib Dibawa Saat Wawancara Kerja desain-map-folder-04 desain-map-folder-03 Jangan lupa juga untuk memilih warna yang akan digunakan. Dalam pemilihan warna, map folder harus disesuaikan juga dengan desain untuk perusahaan. Pilihlah warna yang mencerminkan identitas perusahaan Anda agar lebih mendukung. desain-map-folder-01 desain-map-folder-06 Selain itu, jangan lupa juga untuk memberikan desain yang sesuai dengan perusahaan. Buatlah atau pilih desain yang simpel dan dapat menggambarkan identitas dari perusahaan. Jangan sampai memilih desain yang keliru sehingga tidak sesuai dengan yang diinginkan. Baca juga : Etika Mengirim Email yang Disukai HRD. Siap-siap Panggilan Interview Nih! desain-map-folder-02 desain-map-folder-05 Bahan yang digunakan untuk membuat map folder ini adalah kertas. Namun kertas ini dilapisi plastik yang dapat menahan air dan tidak membuat kualitas map menurun. Jika Anda ingin membuat map folder dapat mencetaknya secara online di Uprint.id. Tersedia juga ragam template yang dapat Anda gunakan secara gratis.
Ditulis oleh
Yustian Tenegar
Yustian Tenegar · Cofounder
Yustian Tenegar adalah Founder & CEO Uprint.id, pakar dengan pengalaman lebih dari 20 tahun yang menguasai tiga disiplin sekaligus: produksi percetakan dan kemasan (offset, digital printing, quality control), digital marketing, serta pemrograman dan AI. Ia memahami bisnis cetak langsung dari lantai produksi sampai baris kode, dari menghitung biaya per unit hingga membangun sendiri sistem AI internal Uprint. Tulisannya membahas keputusan cetak, dari kartu nama, brosur, sampai kemasan produk, selalu dengan kacamata data dan dampak bisnis nyata.