Sebagai seorang desainer grafis, kamu berbakat. Kamu sangat bagus dalam hal desain grafis. Tapi perlu kamu tahu bahwa terkadang talenta itu tidak cukup. Ada banyak hal yang harus kamu pelajari sebagai desainer grafis junior, termasuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan umum. Terdapat tujuh kesalahan terburuk desainer grafis junior yang biasa dilakukan:

1. Terlalu bersemangat membuktikan talenta

junior graphic designers

Kamu tahu kamu berbakat, dan orang-orang juga menyadarinya. Tapi jangan membuat kesalahan dengan memamerkannya kepada rekan-rekan kerja. Keinginan menggebu-gebu untuk membuktikan talenta, itulah yang biasanya dilakukan oleh desainer grafis junior. Perlahan saja, jangan terburu-buru. Jika kamu punya ide, luangkan cukup waktu untuk benar-benar memikirkannya. Pastikan bahwa ide tersebut benar-benar hebat sebelum memberitahu setiap orang mengenai idemu itu.

2. Menjadi sangat posesif

taking credit for your work

Apa yang dimaksud dengan menjadi sangat posesif? Kamu ingin kredit untuk setiap pekerjaan yang kamu lakukan. Banyak perusahaan desain, terutama studio, lebih memilih tidak mempekerjakan desainer grafis seperti ini.

3. Berpikir secara komprehensif

think comprehensively as junior graphic designer

Desain tidak berbicara untuk dirinya sendiri. Saat orang bertanya apapun mengenai desainmu, kamu harus bisa menjawabnya. Jadi sebelum kamu membuat desainmu, hal terbaik untuk kamu lakukan adalah memikirkannya secara komprehensif. Misalnya, mengapa kamu memilih warna spesifik tersebut, mengapa kamu meletakkan satu gambar di kiri dan gambar lainnya di kanan. Kamu tidak bisa mengatakan “karena desain seperti itu terlihat bagus bagiku” atau “saya suka yang seperti itu”. Jawaban tersebut tidaklah cukup.

4. Tidak mengakui kesalahan

admit your mistakes junior graphic designer

Pekerjaan berkualitas tinggi sangat penting, namun kamu masih seorang manusia dan tidak apa-apa jika melakukan kesalahan, selama kamu belajar dari kesalahan tersebut. Saat melakukan kesalahan, jangan jadi pecundang. Akui kesalahanmu, jangan malah menyembunyikannya.

5. Tidak mengendalikan hasrat

control your passion

Bagus jika kamu punya hasrat. Tanpa hasrat, apalah hidup itu. Tapi ingat untuk tidak berlebihan, terutama jika kamu harus bekerja dalam sebuah tim. Jika ada sesuatu yang kamu percayai, tunjukkan bukti-bukti yang mendasarinya, bukannya menunjukkan kekuatan-kekuatan dari apa yang kamu percayai. Ingat juga bahwa kamu tidak bisa memaksakan kehendakmu terhadap orang lain karena setiap orang itu berbeda. Hasratmu mungkin berbeda dengan hasrat orang lain.

6. Menyerah terlalu mudah

giving up too easily

Inilah sesuatu mengenai desainer grafis junior. Mereka tidak terbiasa diberikan banyak tanggung jawab untuk dipikul pundak mereka. Kamu mungkin merasa ada banyak tekanan, dan kamu tak tahan lagi. Ingatlah semua desainer grafis senior dulunya juga adalah desainer grafis junior. Intinya adalah jika kamu ingin sukses, jangan mudah menyerah. Karena menyerah adalah tanda kamu lemah. Orang yang lemah tak akan berhasil.

7. Berbagi terlalu banyak

dont share too much junior graphic designer

Kamu harus bersikap bijaksana jika menyangkut apa yang kamu sebarkan online. Dengan bijaksana maksud kami adalah sangat hati-hati. Kamu tidak bisa begitu saja berbagi cerita tentang proyek yang sedang kamu kerjakan dengan setiap orang. Hal itu tidaklah bijaksana dan etis. Melakukan perbuatan seperti itu juga melanggar kerahasiaan perusahaan.

Baca juga: 7 Cara Mengembangkan Kemampuan Desain Grafismu