Poster Event Yang Ceria Bisa Meningkatkan Traffic Toko
Memang sebuah logo wajib ada dalam sebuah desain stiker branding. Logo merupakan identitas perusahaan. Konsep ini nampaknya sudah sangat umum dan hampir semua perusahaan menggunakannya. Jika tidak didesain dengan sungguh-sungguh, stiker Anda bisa terlihat biasa saja dan kurang menarik. Untuk menghindari kesan tersebut, cobalah untuk menggunakan strategi pemasaran pulling strategy. Tambahkan konten Call To Action seperti “Hubungi Kami!” atau “Kunjungi Situs Kami” dalam stiker tersebut untuk membuat informasi dalam stiker tidak sia-sia.
Baca juga : Stiker Menjadi Informatif Jika Membuatnya Seperti Ini
2. Gambar yang Jelas
Gambar harus jelas dan menarik. Kualitas gambar tidak boleh ecek-ecek. Pastikan Anda memberikan gambar berkualitas terbaik untuk menghasilkan desain stiker yang terbilang rapi sehingga hasil akhirnya tidak pecah. Hindari warna-warna kalem seperti warna pastel. Cobalah berani menggunakan warna yang kontras agar orang lebih tertarik untuk melihat informasi apa yang dimuat di dalam stiker.
3. Desain Stiker
Desain stiker branding tak hanya soal keindahannya saja, tetapi juga bagaimana kualitas hasil akhir. Hal ini menyangkut jenis bahan yang digunakan. Ada cukup banyak jenis kertas stiker yang umum digunakan, tetapi ketika Anda bisa mencetaknya dengan jenis kertas yang berbeda, hal ini akan menaikkan nilai tambah pada desain stiker Anda sendiri.
Baca juga : 6 Tempat Tak Biasa untuk Menempelkan Stiker Promosi Anda
4. Survei dan Sesuaikan Target Pasar
Sesuaikan dengan target pasar! Inilah yang menjadi kunci dari sebuah konsep marketing dan branding. Konten di dalam sebuah stiker harus sesuai dengan target pasar yang diinginkan. Selain menyesuaikan target pasar, yang harus Anda lakukan adalah survei terget pasar sebelum menyesuaikan. Ini merupakan tindakan yang harus diutamakan sebelum membuat stiker dengan tujuan memperkenalkan merek bisnis Anda.